“ Waktu…”.
Tepat dua bulan dua hari . kami ( aku , ibu dan keponakkan ku ) bertiga baru saja melayat ke bandung karena salah seorang saudara kami telah dipanggil yang Maha Kuasa, .. .. dan pulang nya kami berlima bersama kakak dan istrinya dari yang meninggal .. 1 mobil menuju Jakarta. ….ok.. sebut saja .. dimobil tersebut.. aku, ibu, Dilla ( keponakkan) , mas budi dan mbak Iis. ….
Aku yang menyetir.. dan mas budi sebelah kiriku…. Banyak obrolan yang ku bicarakan, sampai membicarakan keinginan .. yang harus dicapai. dalam mencapai kehidupan akhirat nanti. Sesampainya keluar pintu tol di Jakarta…. Tanpa pikir panjang aku menawarkan diri untuk mengantarkan mas budi ke rumahnya .. karena pada saat itu mendung dan rasanya tidak terlalu jauh. , karena adanya tol JORR. sampai ke pamulang, dan kupikir juga ibu belum kesana .. ..
Aku , Ibu dan Dhilla sempat sholat magrib diimani mas budi, dan aku terkagum dengan adanya mesjid di rumah beliau., di belakang rumah yang tidak mewah, ada sebuah mesjid kecil ku pikir. Karena memang jika aku punya rumah aku bercita2 ada mesjid kecil untuk aku berkomunikasi dengan Mu Ya ..Allah Amin…
Setelah sholat kami duduk sebentar untuk untuk menghilangkan rasa pegal.. , tidak lama.. setelah itu kami pulang ( aku, ibu dan dhilla).. aku tidak memikirkan kan keadaan ibu, karena ibuku mau cepet sampai rumah. .. dan hampir jam 9 malam kami baru tiba di rumah. …
Esoknya.. aku pergi pagi2 sekali karena ada laporan yang harus ku serahkan ke kantor , .. sesampainya ku di kantor, selang 1 jam ,, aku ditelp oleh kakakku bahwa ibu masuk RS.. Heboh.. bingung .. dan semua orang membicarakannya, ibu masuk RS karena semalem kecapaian abis anterin mas budi, dan aku agak sedikit bersalah , tapi tidak dengan pemikiran ku, ibu masuk RS karena dari mengantar mas budi, ibu sakait memang ada yang faktr kelelahan setelah seharian di mobil pulang –pergi Jakarta-bandung , tapi ada yang beliau pikirkan .Beberapa hari ibu di RS, aku di sms mas budi menanyakan keadaan ibu, dan mas budi mencoba menerapi ibu dengan jarak jauh. ( oo…ya.. mas budi memang bias pengobatan alternative).. tidak sempat aku sms lagi untuk mengucapkan erima kasih, yang ku pikir nanti sajalah jika bertemu.,
Dan pada hari ini, aku , ibu , kakak dan tetanggaku (yang kebetulan pernah diobati mas budi) pergi ke pamulang ke rumah mas budi, untuk melayat.,
Mas Budi telah berpulang kehadapan ALLAH, dia di panggil yang Maha Kuasa tadi malam sekitar jam 10 karena serangan jantung. “Innaillahi wa inna illlahi rojiun …”
Selamat jalan mas budi, dan masih terngiang di telinga ku belaiu berkata pada ibuku “ bu doain Budi ya.. ,untuk dapat meramut anak yatim, dan orang-lanjut usia “
Sungguh mulia niat mu mas, semoga ALLAH memberikan kelapangan menuju Surga. dan ku berharap aku dapat meneruskan niat yang mulia itu. ( semoga Kau dengar Ya.. ALLAH)
Hal yang ku dapat dalam pengalaman ini :
Berpikiran lah positif, ,,ibuku masuk rumah sakit bukan karena kerumah mas budi yang jauh, tapi, mungkin ALLAH memberitahukan jalan menuju rumah mas budi, karena memang kami baru 1 kali kesana dan kita tidak pernah tau rencana ALLAH, Dia yang berkehendak .
Dan jangan tunda sesuatu yang kecil untuk mengucapkan terima kasih pada orang yang telah memperhatikan kita dengan tulus,
Yang terpenting.. kita tidak pernah tau kapan dan dimana.. waktu kita akan dipanggil oleh Nya, kembali kepada Allah, …. , untuk itu dengan sisa waktu kita.. manfaatkanlah dengan baik.
“Waktu "
By me : dec’27’08